
TOPNEWS62.COM, BANDUNG – Senin (15/12/2025) Tekanan jam kerja yang panjang, kemacetan, serta tuntutan pekerjaan yang tinggi seringkali membuat pengemudi ojek online (ojol) dihadapkan pada risiko kelelahan kerja dan penurunan konsentrasi yang membahayakan.
Menyadari tingginya risiko kecelakaan kerja akibat faktor ini, mahasiswa Tingkat 4 Angkatan 2022 Kelompok 16 Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK Unisba) mengambil langkah nyata. Mereka menggelar kegiatan inovatif bertajuk KOPLING (Kegiatan Optimalisasi Perilaku dan Lingkungan Sehat bagi Ojek Online) pada Minggu, 14 Desember 2025.

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari visi FK Unisba di bidang kesehatan masyarakat industri. Dengan fokus pada intervensi kesehatan, KOPLING dirancang untuk membekali para driver ojol di Kota Bandung dengan strategi menghadapi tantangan kesehatan dan keselamatan kerja sehari-hari.
Sesi edukasi utama disampaikan oleh ahli dokter okupasi, dr. Ganang Ibnu Santosa, MMRS. Ia memaparkan materi krusial mengenai strategi efektif mengatasi kelelahan dan distraksi (gangguan fokus) saat berkendara. Peserta dibekali pemahaman mendalam tentang pentingnya istirahat yang cukup dan penerapan perilaku kerja yang sehat sebagai kunci menunjang keselamatan dan menjaga produktivitas.
Tak hanya teori, KOPLING juga menunjukkan dukungan konkrit terhadap kesehatan para pahlawan jalanan ini. Selain pemeriksaan kesehatan gratis, panitia menyerahkan paket safety driving support, meliputi holder handphone (untuk menghindari memegang ponsel saat berkendara), tempat minum, vitamin, dan perlengkapan penunjang kesehatan lainnya. Dukungan ini diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi para driver.

Ketua Pelaksana, Kavin Abdurrahiem, menjelaskan bahwa KOPLING memiliki harapan besar. “Tujuan jangka pendeknya adalah meningkatkan pemahaman driver terkait bahaya kelelahan dan distraksi. Sementara itu, harapan jangka panjangnya, kami ingin kegiatan ini dapat berkontribusi signifikan dalam menurunkan angka kecelakaan kerja pada pengemudi ojek online di Bandung,” ujar Kavin.
Didampingi dan dievaluasi oleh para dokter pembina dan penguji, termasuk dr. Hilmi Sulaiman R., DR., SpKKLP, MKM, PhD, Dr. Titik Respati, MSc PH, dan Dr. Yuli Susanti, dr., MM, kegiatan ini berjalan sukses, tertib, dan disambut antusias oleh para peserta, memperkuat komitmen FK Unisba dalam pengabdian kepada masyarakat.
Leave a Reply